Conte: “Masih Sebut Lukaku Overrated? Akan Menyenangkan Jika Kami yang Bisa Sudahi Dominasi Juventus Sembilan Tahun Terakhir”

10 kemenangan beruntun. Antonio Conte bersama Inter terus melaju kencang di paruh kedua musim ini dengan menyapu bersih semua laga dengan kemenangan dan juga memperlebar jarak menjadi 11 poin atas AC Milan berkat kemenangan penting atas Sassuolo semalam.

Usai laga, Conte berbicara kepada DAZN mengomentari kemenangan ini:

“Saya masih ingat betapa banyak orang-orang yang mempertanyakan kala kami mendatangkan Romelu Lukaku dan mengatakan jika dia adalah pemain yang ‘overrated’. Namun saya selalu katakan jika ia datang ke sini dengan potensi yang ia miliki. Saya katakan jika Lukaku adalah sebuah permata kasar yang masih perlu dipoles. Semua bergantung kepada dirinya: ketika ia mau bekerja keras, ia bisa melakukan banyak hal-hal luar biasa.

Lukaku sejauh ini sudah mengalami perkembangan yang luar biasa dan tentu ia bisa jauh lebih baik lagi, sama halnya dengan Lautaro. Secara keseluruhan, kami memiliki lini depan yang bagus: Lautaro dan Lukaku adalah dua pemain muda, sementara di bangku cadangan ada Alexis Sanchez yang lebih matang, namun mereka semua masih bisa berkembang.

Mereka tidak bermain hanya untuk mencetak gol, namun mereka bermain untuk tim. Mereka tahu ketika mereka bermain sebagai tim, gol itu akan bisa tercipta dari situasi yang kami rancang.”

Soal laju positif Inter sejauh ini di Serie A, terutama di paruh musim kedua ini…

“Masih ada langkah yang harus kami tempuh jika kami benar-benar ingin menjadi protagonis dan juga pesaing Scudetto dalam satu musim. Kami perlu meningkatkan level determinasi kami dan juga konsentrasi di setiap situasi.

Ada laga-laga di mana kami menghadapi tim yang bermain tanpa tekanan, seperti laga malam ini di mana Sassuolo tampil sangat baik. Mereka datang untuk bisa memberi kesan bagus, memainkan permainan mereka, namun jika kami bisa lebih klinis, kami bisa mencetak lima atau enam gol.

Selamat kepada Sassuolo atas penampilan mereka di laga tadi yang menjaga laga tetap terbuka hingga akhir. Ini adalah laga penting bagi kami untuk menunjukkan perkembangan kami sebagai sebuah tim. Kami mungkin masih berada di Liga Champions saat ini andai kami tampil dengan sikap seperti ini.

Kami tahu Sassuolo mengandalkan penguasaan bola sebagai kekuatan utama mereka, jadi kami memilih untuk menutup lebih banyak celah di lini tengah dibandingkan sektor lain.”

Mengenai Christian Eriksen yang ditarik keluar di menit ke-59…

“Saya pikir Eriksen masih terus mengembangkan bagian dari permainannya yang masih belum ia sadari itu ada dalam dirinya. Kami tahu liga Italia itu sangat sulit secara taktis, namun Christian terus berkembang. Ia bisa memberi lebih dan kami bisa mengandalkannya.

Di laga ini ia melakukan apa yang saya minta di laga yang sangat sulit di mana kami tahu kami akan kalah dalam hal penguasaan bola. Mungkin satu hal yang mengecewakanku di laga ini adalah kami yang harus kebobolan karena Milan Skriniar kebetulan tengah berada di luar lapangan, namun secara keseluruhan, kami lebih berimbang dan matang saat ini. Jika Anda ingin memenangkan gelar liga, soliditas itu penting.”

Apakah kesal ketika Inter seakan menyulitkan hidup mereka sendiri jelang akhir laga dengan Sassuolo yang mampu mencetak gol yang membuat laga kembali terbuka?

“Tidak.. tidak.. Masih ada banyak laga tersisa dan setiap kemenangan saat ini bermakna enam poin. Dengan meraih kemenangan, kami mampu menempatkan tekananan kepada tim lain dan membuktikan kami akan menjadi pesaing hingga akhir.

Setiap laga yang kami menangkan memberi kami kepuasan. Kalian bisa melihat itu di mata semua orang. Kami ingin melakukan sesuatu yang besar untuk sebuah klub yang sudah 10 tahun tak pernah menang. Akan menyenangkan andai kami bisa menyudahi dominasi sebuah tim yang sudah berlangsung selama sembilan tahun terakhir (Juventus).

Keindahan bermain adalah hal yang bagus, namun Scudetto adalah sesuatu yang sangat penting. Kami memainkan sepakbola yang indah di Liga Champions, namun orang-orang berbicara soal kami yang tersingkir. Jadi saat ini kami perlu untuk lebih fokus pada hasil akhir.

Akan ada ketegangan mulai saat ini dan seterusnya, mungkin bola akan terasa lebih berat bagi kami dibandingkan bagi lawan kami jika mereka tidak memiliki target lagi untuk diraih.”

One thought on “Conte: “Masih Sebut Lukaku Overrated? Akan Menyenangkan Jika Kami yang Bisa Sudahi Dominasi Juventus Sembilan Tahun Terakhir”

  • Avatar
    April 8, 2021 at 11:35
    Permalink

    Menang lagi menang lagii
    Fix scudetto 200%

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *