Sorretino: “Sungguh Disayangkan Melihat Handanovic Dikritik Seperti Saat Ini. Soal Kenapa Ia Tidak Melompat Mencoba Menepis Bola…”

Mantan kiper Stefano Sorrentino berbicara kepada Italia 1 dalam program ‘Pressing‘ mengenai kiper Inter, Samir Handanovic yang kembali mendapatkan banjir kritikan karena penampilannya di laga terakhir kontra AS Roma:

“Beberapa temanku bertanya kenapa ia tidak melompat (mencoba melakukan penyelamatan), namun saya pikir ia tidak melakukan itu karena ia mengerti jika ia tidak akan bisa meraih bola tersebut. Sungguh disayangkan melihat kiper sekelas dirinya mendapatkan kritikan sebanyak ini.”

15 thoughts on “Sorretino: “Sungguh Disayangkan Melihat Handanovic Dikritik Seperti Saat Ini. Soal Kenapa Ia Tidak Melompat Mencoba Menepis Bola…”

  • Avatar
    January 13, 2021 at 04:32
    Permalink

    Semoga aja ni kiper di copot ban kapten nya gantiin pake ban dalam ,, siapa tau bisa balikin lagi reflect nya kyk dulu…

    Reply
  • Avatar
    January 13, 2021 at 05:55
    Permalink

    Ya seharusnya ga perlu dikritik…dimaklumin aja udah tua,pandangan kabur,melompat udah ga sanggup…mungkin perlu pake kacamata biyar pandangannya jelas dan bisa melihat arah bola dimana…
    Berusaha menjangkau bola sebisa mungkin itu adalah tugas penjaga gawang bukan cuma dilihatin…klo cuma melihat bola itu tugasnya wasit…

    Reply
  • Avatar
    January 13, 2021 at 11:15
    Permalink

    Inter gx bakal Scudetto selama ada Handanovic
    Bisa pegang kata kata gua!!!

    Reply
    • Avatar
      January 13, 2021 at 11:42
      Permalink

      Monggo dikomentarin, yonya tua…

      Reply
    • Avatar
      January 13, 2021 at 11:44
      Permalink

      Ngawur. Kiper berpengalaman sudah tahu mana yg bisa dijangkau mana yg tidak. Jadi gak perlu repot2 atau berpura-pura berusaha jika memang tahu gak terjangkau. Kiper yg tak berpengalaman akan terus melompat karena yg dipikiran mereka bisa dan bisa padahal zonk.
      Contoh gol Hakimi ke gawang Roma, kipernya lompat dan tetap saja gak terjangkau karena dia belum berpengalaman dan sadar akan bola yg bisa ditangkap dan tidak.
      Kalo Handa yg jd kiper Roma, pasti dia gak kan lompat krn kiper sehebat apapun gak bisa nangkap bola kencang dan kearah tiang jauh.
      Handa is the best

      Reply
      • Avatar
        January 13, 2021 at 13:20
        Permalink

        Penjaga gawang eropa klo cuma menjangkau bola dari sudut manapun sebenarnya bisa,cuma refleknya cepet apa lambat…ya klo udah tua ya gitu jangankan melompat melihat bola aja udah kabur…

        Reply
      • Avatar
        January 13, 2021 at 14:53
        Permalink

        SARKASME atau real comment…wew….masalah bisa atau tidak menangkap itu sebuah kewajiban untuk bereaksi…kiper itu bukan pemain malas….beda halnya kalau sdh salah langkah, gak bisa berubah arah…seorang kiper wajib menunjukkan refleksnya…mending kiper Roma dia berupaya dulu, masalah bisa atau tidak itu bukan kuasa dia….berarti itu kesalahan bukan di dia, tapi bek yang membayangi yang masih memberi ruang tembak tapi dia berupaya dulu…kalau cuma plongo plongo ya, itu artinya HANDANOVIC sudah habis…tim juara itu harus punya pemain pembeda, termasuk KIPER juga harus jadi pembeda, krn ada fase krusial untuk momen penyelamatan krusial

        Reply
      • Avatar
        January 15, 2021 at 04:56
        Permalink

        terlalu nyaman dan merasa kapten tim jadinya begitu.

        Reply
  • Avatar
    January 13, 2021 at 19:32
    Permalink

    Pada lupa pas lawan Napoli kalo ga ada doi udah kebantai Inter

    Reply
  • Avatar
    January 13, 2021 at 19:45
    Permalink

    Pulangkan gabriel brazao

    Reply
  • Avatar
    January 13, 2021 at 19:59
    Permalink

    HANDAPEYOT OUT !!!

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *