Berikut Cerita Sebenarnya Seputar Transfer Nicolo Zaniolo ke AS Roma. Ausilio Inginkan Proposal Tebus Kembali, Namun Ditolak

Kepindahan Nicolo Zaniolo ke AS Roma pada musim panas 2018 masih menjadi perbincangan dan perdebatan di antara para fans Inter. Inter faktanya melepas pemain kelahiran 1999 tersebut untuk masuk dalam kesepakatan untuk mendatangkan Radja Nainggolan, sosok gelandang yang dinilai pelatih La Beneamata kala itu, Luciano Spalletti sebagai sosok fundamental dalam perkembangan skuatnya.

Gianluca Di Marzio dalam bukunya berjudul Grand Hotel Calciomercato berbicara soal kisah di balik layar apa yang sebenarnya terjadi hingga Inter harus merelakan salah satu talentanya yang bersinar pasca hengkang tersebut:

“Situasinya kala itu adalah Inter harus mencari capital gain sesuai tuntutan UEFA perihal Financial Fair Play dan satu-satunya cara yang bisa dilakukan adalah dengan cara menjual para permata yang mereka miliki di Primavera. Semua nama disodorkan kepada tim-tim peminat, tak ada yang dikecualikan satu pun.

Kala itu ada Sampdoria yang menaruh minat terhadap salah satu di antara Zaniolo, Vanheusden dan Odgaard namun pada akhirnya memutuskan menarik diri. Kemudian Genoa yang memilih mendatangkan Valietti dan Radu (Radu kala itu lebih yakin untuk memilih Genoa ketimbang AS Roma). Sementara Inter, dalam upaya mereka untuk merampungkan transfer Radja Nainggolan, butuh untuk menyelipkan beberapa nama pertukaran pemain dan tak banyak pilihan yang tersedia untuk disodorkan kepada kubu I Giallorossi. Selain nama Davide Santon, juga ada nama Nicolo Zaniolo.

Sebuah kebetulan yang tak terduga. Dirketur olahraga AS Roma kala itu, Monchi-lah yang memutuskan memboyong Zaniolo usai kekaguman dirinya menyaksikan Zaniolo bersama putranya tampil bersama Inter Primavera kala melawat ke Tre Fontane menghadapi AS Roma Primavera. Di laga tersebut, semua mata pemandu bakat tertuju kepada sosok Facundo Colidio.

Namun Zaniolo mencuri perhatian di laga itu: “Siapa itu pemain lawan yang megenakan nomor punggung 10?” Apresiasi kala itu hanya sebatas itu, namun namanya masuk dalam daftar yang dilingkari merah.

Melihat ada namanya dalam daftar pemain yang disodorkan membuat Roma bergerak cepat: “Mari boyong dirinya!” Dibanderol 4,5 juta euro dengan 10% persentase penjualan di masa depan dikantongi oleh Inter.

Direktur olahraga Inter, Piero Ausilio sempat melakukan percobaan meminta agar Inter memiliki opsi untuk menebus kembali sang pemain pada banderol 15 juta euro, namun ditolak oleh Roma, walaupun kala itu I Giallorossi tidak tahu akan seperti apa pemain muda ini ke depannya.

Roma kala itu sebenarnya mempertimbangkan langsung melepas Zaniolo ke tim Serie A lain guna mendapatkan kontinuitas bermain, namun hingga hari terakhir penutupan bursa transfer, tidak ada peminat. Hanya beberapa tim Serie B, termasuk Palermo. Namun Monchi meolak: “Tidak untuk dilepas ke tim Serie B. Kami akan mempertahankannya”.

Source: grandhotelcalciomercato.com

One thought on “Berikut Cerita Sebenarnya Seputar Transfer Nicolo Zaniolo ke AS Roma. Ausilio Inginkan Proposal Tebus Kembali, Namun Ditolak

  • Avatar
    January 13, 2021 at 20:14
    Permalink

    biarin aja, DNA perek, liat tato tanganx

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *