Marotta: “Serie A Harus Cari Cara Bantu Klub-klub Atasi Masalah Gaji Pemain di Situasi Saat Ini”

CEO Inter, Beppe MArotta berbicara kepada Corriere dello Sport dan memperingkatkan klub-klub Serie A berpeluang mengalami kebangkrutan andai gaji para pemain tidak dipangkas segera. Ia mengisyaratkan jika liga perlu melakukan pengurangan gaji pemain secara kolektif.

“Biaya tenaga kerja merupakan beban yang sangat besar pada keuangan klub saat ini. Dengan hilangnya pendapatan dari pertandingan dan berkurangnya dukungan keuangan dari sponsor, klub harus menggunakan 65% dari pendapatan tahunan mereka untuk membayar gaji pemain .

Hal ini akan menyebabkan banyak tim yang akan mengalami gagal bayar yang juga berlaku dalam industri bisnis manapun. Kita perlu mempelajari cara untuk mengatasi kerugian keuangan ini. Liga dan federasi harus bekerja sama dalam hal ini. Masalah ini juga terjadi di seluruh Eropa dan itu kenapa bukan hal yang mengherankan aktivitas di jendela transfer Januari sejauh ini juga minim.

Ada banyak klub-klub Serie A yang khawatir mereka tidak bisa membayar gaji para pemain mereka yang disepakati sebelum COVID-19 menerjang.

Lebi lanjut CdS melaporkan jika Lega Serie A yang mewakili 20 tim kontestan Serie A berencana meminta Federasi Sepakbola Italia (FIGC) untuk menunda batas waktu bagi klub-klub untuk membayar gaji para pemain di bulan November – Desember 2020 yang saat ini ditetapkan harus dibayarkan per 16 Februari mendatang.

Liga juga berharap pemerintah Italia akan memberikan semacam paket dukungan finansial untuk membantu klub melewati krisis, tetapi kerjasama sejauh ini dikatakan ‘tidak ada’.

Source: CdS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *