Conte: “Real Madrid? Tak Ada Jalan Keluar Lain Selain Kemenangan. Memainkan Sanchez Kembali Berbarengan dengan Lukaku – Lautaro…”

Pelatih Inter, Antonio Conte berbicara dalam jumpa pers jelang laga krusial kontra Real Madrid pada lanjutan babak grup Liga Champions. Berikut beberapa kutipan yang disampaikan sosok 51 tahun ini:

“Bagi kami laga ini bagaikan final karena usai kekalahan di pertemuan pertama dan hanya mampu memetik dua hasil imbang sebelumnya membuat kami tak punya banyak jalan keluar selain kemenangan.

Kami tahu kesulitan yang menanti kami menghadapi sebuah tim yang kita ketahui kiprah mereka di kompetisi ini. Itu kenapa kami perlu melakoni laga yang bagus. Kami harus berkembang dalam beberapa aspek, namun di laga terakhir kami menunjukkan jika kami mampu bertarung dengan mereka.”

Soal kenapa Inter sejauh ini gagal melakukan lompatan kualitas seperti yang diharapkan banyak orang…

“Kami harus membuat lompatan dalam kualitas karena banyak yang diharapkan dari kami. Di saat yang bersamaan, kami belum melakukannya. Kita semua harus memikul tanggung jawab:¬†saya, pihak klub, dan para pemain.¬†Jika lompatan kualitas itu belum tercapai, bukan berarti tidak akan bisa dicapai.”

Soal Real Madrid yang harus kehilangan Sergio Ramos, Benzema, Jovic…

“Kita berbicara tentang sebuah tim yang dihuni banyak pemain hebat. Saya tidak berpikir Real Madrid akan meratapi hal ini.”

Soal apakah ia terganggu dengan hujan kritikan terhadap dirinya dan tim…

“Inilah fakta dan kami menyadarinya dan secara mental saya siap. Ketika Anda membela sebuah tim besar, Anda perlu tahu bahwa pilihannya hanya dua yakni segalanya baik atau buruk. Tidak ada jalan tengah. Hal ini harusnya memberi kami kekuatan lebih dan harus membuat kami mengerti jika untuk menghindari kritikan tersebut dan berbagai hal omong kosong yang tercipta adalah dengan meresponnya di lapangan, tetap bersatu dan kompak.”

Soal peluang melihat Alexis Sanchez menjadi starter bermain bersama Lautaro Martinez dan Romelu Lukaku yang di laga terakhir berbuah kesuksesan…

“Itu bisa menjadi solusi yang lebih sering kami gunakan saat laga berlangsung atau menghadapi tim yang levelnya di bawah Inter karena saat ini kami adalah tim yang sangat menyrang, dengan dua orang fullback yang sebenarnya adalah pemain sayap. Saya pikir sulit untuk memainkan tiga penyerang.

Kembali soal peluang Inter lolos ke babak berikutnya…

“Masih ada tiga laga tersisa dan saya pikir kami setidaknya harus bisa mengemas tujuh poin dari tiga laga ini, jika tidak bisa memenangkan seluruhnya. Saya masih berpikir jika kami tergabung di grup paling sulit. Kami pantas meraih poin lebih berkaca kepada performa kami, namun ketika kami gagal memetik poin tersebut, itu berarti kami semua harus saling memandang dan mencoba untuk meningkatkan lebih jauh.”

Source: Inter TV

4 thoughts on “Conte: “Real Madrid? Tak Ada Jalan Keluar Lain Selain Kemenangan. Memainkan Sanchez Kembali Berbarengan dengan Lukaku – Lautaro…”

  • Avatar
    November 25, 2020 at 04:04
    Permalink

    “kami adalah team yg sangat menyerang dengan dua full back yang sebenarnya adalah wing back”, preetttt…menyerang2 tapi kalah, menyerang2 tapi statistik selama musim ini yg ada malah bertahan tapi kebobolan…#conteout

    Reply
    • Avatar
      November 25, 2020 at 09:52
      Permalink

      Ngomong apa sih lu?

      Reply
      • Avatar
        November 26, 2020 at 06:36
        Permalink

        tak ada jalan keluar lain dan taktik lain selain pasrah aja dihajar real itu yg di maksud sebenarnya CONTE….!!(terlalu banyak teori jagonya ngelatih.

        Reply
  • Avatar
    November 26, 2020 at 00:10
    Permalink

    Conte dikritik habis2an pas juara epl karena bermain super defensif. Bahkan mourinho buat statement kalo conte itu gaya bermainnya defend, defend dan defend. Mungkin berhasil di chelsea karena penyerangnya efektif ane ga ngikutin. Tahun lalu inter nerapin relatif sama lah yah tanpa gelandang serang 3-5-2 nya. Di liga cukup oke hasilnya, walaupun mnrt ane kedalaman skuat nya ga sebaik musim ini. Dan musim lalu angin2an juga strikernya pas lawan tim besar. Alhasil champion tersingkir. Menurut ane conte emang nyesuaiin dgn skuad yg ada juga sih. Dia mau main balance bertahan dan menyerang tapi lawan tim besar strikernya mati kutu. Jd dia buat eksperimen nih musim ini main menyerang jadi suplai bola ke depan lebih lancar, sayang aja sampai sekarang belum beruntung. Mnrt ane dia mencoba bgt fight di pentas eropa. walaupun beberapa keputusan dia dan manajemen ga sejalan sama ane kaya rotasi, pergantian pemain dll. Kita lihat lah ujian lwn madrid eksperimen conte kali ini. Harapan ane sih menang, bukan krna hanya support inter. Cuma kalo kalah experiment conte itu bisa dibilang gagal total secara poin kita paling minimal, belum lagi mental pemain dan saling menyalahkan di tubuh manajemen dan reaksi para fans. Berat cuyyy

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *