Suarez: “Suning Beli Inter Bukan untuk Buat Mereka Kembali Jadi Hebat, Tapi Hanya untuk Bisnis. Eriksen? Ia Harus Bermain Reguler”

Legenda Inter, Luisito Suarez pesimis dengan pemilik klub, Suning. Kala berbicara kepada harian asal Spanyol, AS, sosok yang dikenal sebagai bagian dari La Grande Inter ini di mana selama sembilan musim mampu menyumbangkan tiga gelar Scudetto, dua gelar European Cup (Liga Champions) dan dua Intercontinental Cup ini mengungkapkan pandangannya:

“Saya tidak mengenal satupun dari pemilik Inter asal China ini, kecuali beberapa pekerja di klub yang sudah berada di sana selama bertahun-tahun. Saya tidak tahu apakah orang-orang lupa jika saya tidak hanya pernah bermain untuk Inter selama sembilan tahun dan memenangkan dua European Cup, namun juga saya bekerja lebih dari 15 tahun bersama Massimo Moratti yang merekrutku sebagai pemain. Sementara pemilik Inter yang sekarang, mereka membeli klub bukan untuk menjadikan tim ini kembali hebat, namun hanya untuk berbisnis.

Mereka tidak tertarik dengan hal lain. Mereka bahkan mengubah nama Pinetina dan sekarang memanggilnya Suning dan nama Moratti hampir tak terlihat. Mereka yang ada di sana sebelum pemilik asal China ini datang sudah berbisnis dan menginginkan hal yang sama. Mereka tidak memiliki budaya sepakbola dan mereka tidak tahu sepakbola. Hanya uang.

Pernahkah saya kembali menyaksikan laga di San Siro? Hampir tidak pernah, karena fakta bahwa saya adalah komentator di Spanyol dan waktu yang selalu bertepatan (antara menjadi komentator dan laga Inter digelar). Saya juga tidak memiliki akses masuk ke stadion, pun begitu dengan seluruh mantan rekan-rekanku. Namun andai suatu saat nanti saya ingin pergi ke sana, saya tahu siapa yang saya hubungi untuk meminta tiket. Saya menebak mereka akan memberikannya kepadaku. Ini adalah Inter yang berbeda, bukan ‘Grande Inter’ seperti yang pernah mereka sebut.”

Masih menyaksikan Inter berlaga saat ini?

“Ya, Inter adalah timku dan saya melihat mereka sedikit lebih baik bersama Conte musim ini. Hal yang sama bisa dilakukan di liga, walaupun kami memulai musim sedikit kurang baik. Saya merasa Juve tak sekuat di tahun-tahun sebelumnya.”

Soal apa yang menjadi kekuatan Inter saat ini dan dalam hal apa mereka perlu berbenah…

“Lukaku dan Lautaro menjadi jaminan gol, namun mereka kurang memiliki leader di lini tengah. Mereka butuh sosok yang bisa memimpin permainan di sepanjang laga. Karena hal ini, biarkanlah Eriksen bermain. Wajar saja ia tak bisa berbuat banyak ketika hanya dipercaya tampil 15-20 menit saja. Ia perlu tampil reguler selama beberapa laga beruntun.”

Source: AS

13 thoughts on “Suarez: “Suning Beli Inter Bukan untuk Buat Mereka Kembali Jadi Hebat, Tapi Hanya untuk Bisnis. Eriksen? Ia Harus Bermain Reguler”

  • Avatar
    October 17, 2020 at 11:46
    Permalink

    Setuju Mr. Suarez..
    Itulah yg terjadi sekarang ini. Inter dipimpin oleh (suning) orang yg tidak tahu sepakbola bola. Mereka tahu nya bisnis. Lihat saja pernyataan steven Zonk pada awal musim ini, mereka belum menargetkan juara. Tapi fokus pada keuangan/keuntungan klub. Sebenarnya sudah malas dukung inter, tapi sudah terlanjur jatuh hati.

    Reply
    • Avatar
      October 17, 2020 at 12:01
      Permalink

      Coba jabarkan bro, kalo menurut lu bagaimana sehrsnya sebuah klub sepakbola itu dikelola?

      Reply
    • Avatar
      October 17, 2020 at 12:10
      Permalink

      Menurut ente suning mesti gmn brow ? beli messi,ronaldo,neymar ,mbappe gitu??? suning tidak tau sepakbola?.ente lebih paham ya? coba jelaskan apa yg perlu di lakukan inter jika ente pemiliknya?

      Reply
  • Avatar
    October 17, 2020 at 12:17
    Permalink

    klo di bandingkan dg era moratti jelas beda kondisi dan aturan..
    Sekarang ga bisa lah jor2an belanja pemain karna ada regulasinya..kalo ingin aman ya harus imbang antara pemasukan dan pengeluaran…itulah jiwa bisnis..
    Real madrid,MU,barca..karna pemasukannya gede maka berani jor2an belanja pemain..
    Lha inter jual pemain aja ga laku2 kok mau jor2an..mikir !

    Reply
  • Avatar
    October 17, 2020 at 12:17
    Permalink

    Mending pebisnis drpada wakil rakyat yang megang.. Tambah ancur inter..

    Reply
  • Avatar
    October 17, 2020 at 12:17
    Permalink

    Sekarang ada aturan financial fair play gak kayak jaman opa moratti yang bebas beli siapa saja.. suning secara finansial mampu mendatangkan dan menggaji messi, mbappe dan ronaldo sekaligus.. tapi dijaman sepakbola sekarang itu mustahil terjadi..

    Reply
  • Avatar
    October 17, 2020 at 13:39
    Permalink

    Para pemain pun digajinya pake uang, punya para pemain hebat pun tidak jaminan juara.

    Reply
  • Avatar
    October 17, 2020 at 17:43
    Permalink

    Sebuah tim yg kuat pondasinya harus financial yg kuat, gue setuju sama Zhang. Kalo inter harus mulai setiap tahun cuma dgn dana pas pas an, pemain kelas apa yg bs di dapet inter. Harga pemain skrg udah ga karuan. Ada harga ada barang bro jaman skrg

    Reply
  • Avatar
    October 17, 2020 at 18:40
    Permalink

    Sya lbih suka di beli sm org arab krena duit y ga terbatas..lihat tuh .psg.mc hebat…

    Reply
  • Avatar
    October 17, 2020 at 20:29
    Permalink

    AkiĀ² cuma sedih gak pernah dikirimin tiket

    Reply
  • Avatar
    October 17, 2020 at 21:37
    Permalink

    Yh klo dibandingin ama presiden napoli juga suning lewat sih..padahal tajiran suning
    Emang bener lebih kearah bisnis promoin pay tv nya aja pmaen org dipakein seragam inter wkwkwkw klo presiden napoli lebih ke bola..tp udh lumayan mending lah pas dtng konte ga pelitĀ² amat semoga tar keuangan udh stabil makin banyak pmaen top dtng

    Reply
  • Avatar
    October 18, 2020 at 00:07
    Permalink

    Masih mending setelah dibeli sunning dari pada pas era thohir itu baru bener2 hanya untuk bisnis. Kagak ngerti bola asli tuh thohir. Makanya begitu ada kesempatan jual sebagian besar saham nya di inter lsg dia jual ke sunning.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *