Cassano: “Sekarang Conte Tak Miliki Alasan Gagal Menangkan Scudetto. Eriksen? Conte Tak Suka Pemain Seperti Dirinya”

Juga ada Antonio Cassano, mantan penggawa AC Milan dan Inter yang berbicara kepada La Gazzetta dello Sport jelang Derby Milano malam ini:

“Derby tanpa penonton? Bagi saya ini bukan sepakbola namanya. Namun COVID-19 memang mengubah hidup semua orang.

Seberapa besar dampak laga derby nanti bagi kedua tim? Saya pikir masih terlalu dini untuk berbicara dampak laga nanti. Kita masih berada di pekan keempat dan masih ada waktu untuk mengejar poin yang hilang.”

Megenai Antonio Conte…

“Saya sempat bepikir Conte akan hengkang usai musim berakhir, namun ternyata berbagai masalah berhasil diselesaikan. Sekarang ia tidak boleh gagal. Ia harus memenangkan Scudetto. Ia memiliki tim yang lebih kuat dari musim lalu: ia memiliki Vidal, Hakimi dan berhasil mempertahankan Lautaro.

Sementara di sisi lain ada Juventus yang dilatih oleh Pirlo yang saya yakin akan menjadi pelatih hebat, namun ini adalah tahun pertamanya. Conte memiliki keharusan untuk menghentikan Juve memenangi setiap gelar liga.”

Berbicara pelatih AC Milan, Stefano Pioli…

“Pioli pantas untuk bertahan. Ia melewati akhir musim yang hebat dan membantu timya lolos ke Europa League dengan skuat yang sangat muda. Rangnick? Apa yang sudah ia menangkan? Tidak ada! Stefano memiliki sosok yang penuh persiapan di belakangnya seperti Maldini, serius dan memiliki kapabilitas.”

Cassano yakin memainkan dua penyerang akan bisa menjadi pembeda di laga ini…

“Inter diuntungkan, namun Ibra bisa mengubah segalanya andai Covid yang sempat menjangkitinya tidak menguras tenaganya. Performa Zlatan dan Lukaku akan banyak bergantung kepada bagaimana mereka dilayani oleh Lautaro dan Calhanoglu. Lautaro semakin berkembang dan mengingtkanku dengan Aguero.”

Mengenai kesulitan yang dialami Eriksen…

“Ada masalah dalam hal taktis. Conte tidak suka pemain seperti dirinya, namun Eriksen adalah seorang pemain top, seorang juara. Bersama tim nasional, ia terus mencetak gol. Di Premier League ia menjadi seorang yang fenomenal dan Real Madrid juga meminatinya.

Conte pelatih hebat, namun ia menyukai sosok seperti Vidal yang memberi intensitas. Tahun pertama di Juve, Antonio ingin memulai dengan skema 4-2-4, kemudian Pirlo datang dan dia nyaris tak menginginkannya. Namun di saat yang bersamaan, Andrea adalah keberuntungan bagi Conte.”

Apa yang akan Anda lakukan andai ia menjadi pelatih kedua tim di laga nanti…

“Saya akan memainkan Eriksen di belakang penyerang. Sementara andai menjadi Pioli, saya akan memainkan skema 4-2-3-1 untuk bisa membuat Inter kerepotan. Tanpa Rebic, saya akan berjudi dengan Diaz dan Saelemekers.”

Soal Scudetto…

“Inter dan kemudian Juve. Namun waspadai Atalanta terutama andai Ilicic bisa kembali pada kondisi terbaiknya. Milan? Mereka akan berjuang untuk posisi keempat bersama Lazio, Napoli dan Roma. Tidak akan mudah lolos ke Liga Champions.”

Soal gol-golnya di laga derby…

“Saya mencetak gol di semua laga derby. Rekanku Dacourt pernah berkata: ‘derby adalah laga hebat untuk para pemain hebat’. Jadi wajar saya mencetak gol! Namun tentu saja ketika di lorong dan Anda berada di depan Samuel, Anda akan ketakutan.”

Cassano kemudian ditanya soal apakah ia merasa dirinya memberi lebih kepada AC Milan atau Inter…

“AC Milan. Saya memenangkan Scudetto dan Super Coppa. Saya berhutang nyawa kepada klub ini ketika saya mengalami masalah jantung. Berlusconi dan Galliani memperlakukanku seperti putra mereka. Namun saya bertengkar hebat dengan Galliani kala di China. Saya menginginkan proposal kontrak baru, ia memilih menunda pembicaraan, jadi saya meminta untuk dilepas dan kemudian bergabung dengan Inter.”

Inter…

“Impian masa kecil yang jadi nyata. Di sana, saya bertemu dua saudara yakni Ausilio dan Branca. Saya berteman baik dengan Nagatomo dan masih berbincang dengannya. Penyesalan? Memutuskan berhenti empat tahun lalu.”

Source: GdS

2 thoughts on “Cassano: “Sekarang Conte Tak Miliki Alasan Gagal Menangkan Scudetto. Eriksen? Conte Tak Suka Pemain Seperti Dirinya”

  • Avatar
    October 18, 2020 at 04:01
    Permalink

    Kemarin yg minat mau mendatangkan eriksen siapa sih? Conte atau management inter???

    Reply
  • Avatar
    October 18, 2020 at 09:46
    Permalink

    Menejemen inter opa marrota conte aslinya pingin vidal yg dtg eriksen jdi bginilah hsilnya gk sesuai hrpn platih

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *