Marani: “Conte Buktikan Perbedaan Apa yang Bisa Ia Berikan, Namun Kemarahan yang Ia Sampaikan Bukan Hal yang Tepat”

Jurnalis Sky Sport, Matteo Marani berbicara mengenai kemenangan Inter atas Atalanta kemarin dan kemarahan yang diluapkan Antonio Conte ke media:

“Conte mampu meraup poin yang sama dengan Mourinho bersama Inter di era Treble. Inter tidak pernah berada di posisi ini untuk waktu yang lama. Memang benar jika dikatakan Juve masih unggul, namun Inter harusnya bisa lebih baik lagi karena kondisinya memungkinkan untuk itu. Namun secara teknis dan taktis, Conte kembali membuktikan dirinya selalu bisa menjadi pembeda di tahun pertamanya menukangi sebuah klub.

Kemarahan yang ia luapkan usai laga? Saya pikir itu sebuah kesalahan. Itu bukan cara yang tepat untuk membangun sesuatu, namun justru berisiko untuk menghancurkan apa yang sudah dibangun.

Inter sudah berinvestasi besar untuknya dan memintanya untuk bisa menjadi pembeda dan menang. Dia adalah pelatih yang selalu bisa menjadi pembeda dan membantu Inter membuat lompatan besar. Ia memiliki kesempatan untuk menang. Saya tidak tahu apakah situasinya akan tetap sama musim depan, apakah Juventus akan seperti musim ini kembali.

Saya pikir apa yang dilakukan Conte ini mirip dengan gaya berkomunikasi dari Mourinho, namun perlu diingat, Jose tak pernah menyerang manajemen klub. Sementara Conte selalu melakukan hal ini sepanjang karirnya, mulai dari kala menukangi Siena, Juve dan kemudian Chelsea. Saya pikir bukan hal yang tepat menyampaikan sesuatu kepada petinggi klub yang sudah mengeluarkan lebih dari 150 juta euro di jendela transfer.”

Source: Sky

4 thoughts on “Marani: “Conte Buktikan Perbedaan Apa yang Bisa Ia Berikan, Namun Kemarahan yang Ia Sampaikan Bukan Hal yang Tepat”

  • Avatar
    August 3, 2020 at 11:15
    Permalink

    Mampus saja si antonio lonte itu, gila suap dan pengutaran skor. Parasit terkutuk.
    #simeonepelatih
    #forzainter

    Reply
  • Avatar
    August 3, 2020 at 17:55
    Permalink

    Paragraf terakhir bener banget. Sama2 pelatih berpamor wah. Berwatak arogan. Suka psywar. Tapi the Legend Jose gapernah ngegas manejemen. Doi paling frontal cuma ngegas ke pemain yang performnya bapuk.

    Reply
  • Avatar
    August 3, 2020 at 21:36
    Permalink

    Gue setuju kritik Antonio,, sbb kala jendela transfer Januari dibuka pasti banyak rumor,,pemain di beritakan datang dan pergi seenaknya bacot wartawan ini yg menghambat performa team muda yg baru enam bulan di bentuk, ini uneg2 alami sang pelatih sugoi すごい selamat dan sukses selalu Antonio Conte

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *