FCIN: Agen Perisic Jalin Pembicaraan dengan Tottenham Hotspur

Bayern Munchen masih meminta waktu sebelum memutuskan apakah akan mengaktifkan opsi tebus yang mereka kantongi untuk Ivan Perisic dari Inter sebesar 20 juta euro atau tidak. Namun agen sang pemain mulai bekerja berjaga-jaga andai kesepakatan tak tercapai dengan raksasa Jerman tersebut.

Laporan dari FCInterNews.it, Bayern Munchen sudah menegaskan dampak keuangan yang mereka rasakan karena efek dari pandemi virus corona yang membuat bukan menjadi hal yang mudah bagi mereka untuk mempermanenkan beberapa pemain yang mereka datangka denga status pinjaman musim ini.

Mereka justru siap mengajukan proposal perpanjangan masa pinjaman untuk Perisic untuk satu musim lagi, yang ditolak oleh kubu I Nerazzurri. Proposal untuk mempermanenkan Perisic di angka 10 juta euro pun ditolak karena Inter hanya menginginkan minimal 15 juta euro untuk sayap Kroasia ini.

Proses pembicaraan yang masih berlarut-larut ini yang menginisiasi agen sang pemain untuk mempersiapkan rencana cadangan yakni menjalin pembicaraan dengan Tottenham Hotspur yang mana pelatih Jose Mourinho siap menerimanya dengan tangan terbuka, sosok yang juga sudah menginginkan tanda tangannya sejak membesut Manchester United.

Source: FCInterNews.it

7 thoughts on “FCIN: Agen Perisic Jalin Pembicaraan dengan Tottenham Hotspur

  • Avatar
    June 16, 2020 at 13:06
    Permalink

    pura2 kere juga si Munchen padahal mo beli pemain mahal wkwkw

    Reply
  • Avatar
    June 16, 2020 at 18:16
    Permalink

    Malang bener nasib MU inter, pemain bagus nya selalu d hargai murah. Dengan alasan pandemi, club yg mengincar pemain inter selalu minta discount & dg baik hati nya inter memberikannya dg alasan kontrak yg udh mau habis, pemain tidak k pakai d klub, beban gajih, & yg terakhir capital gain. Memang semua itu perlu & masuk akal tp apa harus d jual murah juga?
    Sedangkan inter ingin beli pemain d sebuah klub tp klub tersebut tidak memberikan discount kpd inter malah melambungkan harganya. Contoh kumbulla, toneli, Vidal, Semedo, firpo, Alaba dll apa ada Dr klub pemain tsbt memberikan discount.
    Kayanya ilmu Marotta unk mendapatkan pemain bagus dg harga murah/gratis seperti yg d lakukan d Juve udh luntur & sekarang menjadi orng yg baik hati & tidak sombong.
    Tp layak d ikuti perkembangannya semoga saja inter bener2 menjadi team yg tangguh & solid.

    #forzainter

    Reply
    • Avatar
      June 16, 2020 at 19:29
      Permalink

      LoL…, fans Inter di Indonesia mmg luar biasa dalam memahami situasi, andai manajemen Inter bisa berfikir sepraktis anda, maka rasanya mengelola klub bola pasti akan terasa mudah bagai bermain game Football Manager…..

      Reply
    • Avatar
      June 17, 2020 at 07:31
      Permalink

      Untuk kasus kumbulla dan tonali mereka berasal dari klub kecil yang bermain secara regular, seperti biasaklub kecil tidak akan memberikan diskon kepada calon pembelinya apalagi calon pembelinya sekelas Inter yang tergolong klub besar terlebih usia 2 pemain tersebut masih sangat muda dan dapat dipakai untuk 10 sd 15 tahun ke depan, berbeda dengan inter karena mereka adalah klub besar yang dinilai kaya oleh klub-klub lain sehingga pada saat inter menjual pemain mereka si calon pembeli pasti akan meminta diskon yang besar ditambah pemain inter yang mereka jual adalah pemain yang sudah tidak terpakai lagi sehingga besar sekali calon pembeli meminta diskon besar.

      Reply
  • Avatar
    June 16, 2020 at 20:17
    Permalink

    Kita pakai realita aja, seorang pengusaha sukses org indonesia pernah jd tukang presidennya tp faktanya tmn” pst tau gmn. Jd klopun dia org sukses jd pengusaha blm tentu bs sukses mengelola klub biar berprestasi dan dia cm bs mikirin peluang biar dia dpt laba.
    Apa lg kita (terutama saya) blm jd org sukses… jd sbg fans sejati kita dukung aja kebijakan club. Siapapun pemain + pelatihnya yg penting Inter Juara melebihi kesuksesan 2010 #ForzaInter

    Reply
    • Avatar
      June 17, 2020 at 08:13
      Permalink

      setuju, semua keputusan di ambil pasti sudah memikirkan plus minusnya, dan saya lihat sekarang inter lebih selektif dalam membeli pemain,,, tidak coba2 tapi di koordinasi dengan pelatih, sesuai kebutuhan,,, untuk jual pemain mungkin management inter juga punya data berapa minimal harus menjual pemainnya, icardi pun sampai sekarang menjadi pemain yg paling mahal di bursa transfer sekrng setelah pandemi,,, berarti memang semua club memiliki masalah yang sama,,, cm masalahnya mereka tidak punya keinginan atau keharusan untuk menjual pemainnya,,, klo di inter ada beberapa pemain yg memang sudah tidak masuk dalam proyek pelatih,,, sama halnya kaya alexis di MU, kalo inter mau mungkin inter bisa minta discount

      Reply
  • Avatar
    June 17, 2020 at 08:31
    Permalink

    Emang ngehe tuh fans yg nyinyir ama manajemen inter..dikira jual beli pemaen gampang kali

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *