Presiden Cagliari: “Akan Jadi Kesepakatan Bagus Bagi Inter Andai Putuskan Integrasikan Kembali Nainggolan ke Tim”

Presiden Cagliari, Tommaso Giulini mengaku Inter akan membuat keputusan tepat andai memilih mengintegrasikan kembali Radja Nainggolan ke skuat Antonio Conte musim depan.

Hal itu ia sampaikan kala berbicara kepada TeleLombardia kemarin:

“Ia memiliki kepribadian yang luar biasa dan Inter sudah mencoba mendatangkan pemain seperti dirinya musim ini. Menurut pendapat saya, Nainggolan adalah sosok pemain yang dibutuhkan oleh semua klub-klub top dan Inter akan membuat sebuah kesepakatan bagus andai mempertahankannya.

Andai mereka memutuskan sebaliknya, kami berada di sana untuk mendapatkannya. Semua bergantung kepada Inter yang berstatus sebagai pemilik dan sejauh ini kami belum membahas soal masa depannya.”

Cagliari diyakini tak memiliki sumber daya untuk mempermanenkan Nainggolan yang dipatok Inter tak kurang dari 20 juta euro serta memiliki gaji yang cukup tinggi. Selama beberapa pekan terakhir, beredar rumor soal kemungkinan Inter yang akan memutuskan untuk mengintegrasikan kembali sang pemain ke tim utama musim depan.

4 thoughts on “Presiden Cagliari: “Akan Jadi Kesepakatan Bagus Bagi Inter Andai Putuskan Integrasikan Kembali Nainggolan ke Tim”

  • Avatar
    May 23, 2020 at 05:04
    Permalink

    sdh masukkan saja gak beda jauh sama Vidal, dari pada si Vidal minta gaji gede lagi.

    Reply
    • Avatar
      May 23, 2020 at 06:01
      Permalink

      Setuju.. Daripada buang2 uang untuk beli Vidal.. Lebih baik masukkan Radja N dlm skema tim.. Karakter permainannya cocok dgn skema tim arahan conte yg membutuhkan seorang gelandang pekerja keras, memiliki umpan dan tendangan akurat dan yg utama selalu maksimal ketika msuk ke lapangan

      Reply
  • Avatar
    May 23, 2020 at 08:51
    Permalink

    Trgantung klakuan s nainggolan sih sbnarnya…ubah tuh kbiasaan mabok n foya2 nya, soalnya godaan khidupan malam milan jauh beda dgn yg d sardinia

    Reply
    • Avatar
      May 23, 2020 at 10:42
      Permalink

      kebiasaan macam orang Batak saja bah, klo tak minum tuak pasti mangkal di warung kopi teh tarik, jangan2 makanannya bukan spaghetti pulank, makan martabak Mesir, sama buka bika Ambon + sirup Kurnia.

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *