Cordoba: “Adriano Luar Biasa, Namun Tak Akan Bisa Capai Level Ronaldo. Lautaro Martinez? Kebahagiaan di Inter Tak Bisa Ia Dapatkan di Tempat Lain”

Legenda Inter, Ivan Cordoba berbicara dengan stadium annoucer San Siro, Mirko Mengozzi mengenai beberapa topik. Berikut kutipan menarik dari pernyataan bek asal Kolombia ini:

“Perasaan yang konyol sekaligus luar biasa ketika mengetahui saya akan bergabung dengan Inter dan bermain dengan para pemain hebat seperti Baggio, Blanc, Vieri, Zanetti, Zamorano, Ronaldo. Sulit dipercaya dan sekaligus membuat saya tak sabar untuk bisa segera bermain di sana.

20 tahun berlalu sejak saya bergabung dengan Inter, namun momen itu dan sekaligus pertemanan kami dengan para pemain di mana kami sama-sama melewati momen hebat bersama tetap terkenang jelas dalam ingatan saya.”

Cordoba kemudian ditanya soal apa rasanya menjadi bagian dari Inter Treble

“Hingga pada satu titik, kami tak menyadari apa yang tengah kami lakukan karena pelatih meminta kami untuk hanya fokus pada satu target. Kami hanya ingin fokus dari laga ke laga, dari turnamen ke turnamen yang kami ikuti.

Kala menghadapi AS Roma di Final Coppa Italia, kami datang dengan target menang, tanpa memikirkan laga berikutnya. Setelahnya barulah fokus diarahkan ke laga kontra Siena. Kemenangan di dua laga ini meningkatkan kepercayaan diri kami untuk bisa memenangkan gelar Liga Champions beberapa hari berselang.”

Cordoba ditanya soal partai semi final kontra Barcelona di Camp Nou yang justru lebih berasa seperti partai final…

“Itu perasaan yang kami rasakan karena kau tahu dirimu akan menghadapi dan harus menaklukkan tim terkuat, karena Barcelona kala itu adalah tim yang paling diunggulkan untuk menang. Bermain dan menghabiskan sisa laga dengan 10 pemain dan terus ditekan adalah hal yang gila, namun ini adalah cara yang kami harus lakukan untuk meraih target yang kami ingin capai. Setelah laga itu, kami tahu tak ada lagi yang bisa menghalangi kami untuk memenangkan gelar tersbeut.”

Soal partai final itu sendiri kontra Bayern Munchen…

“Hanya dengan berada di sana saja, itu sudah hal yang fantastis. Faktanya para fans kami di laga itu jauh lebih baik dibandingkan fans Bayern baik dalam hal koreografi dan juga jauh lebih riuh.”

Cordoba ditanya soal apa yang disampaikan pelatih Jose Mourinho sebelum para pemainnya menginjak rumput Santiago Bernabeu…

“Di situasi tersebut, ia tak lagi berbicara soal taktik, melainkan ia berbicara mengungkapkan isi hatinya. Jadi hal itu bisa menjadi penyemangat bagimu atau sebaliknya.

Namun kami datang dengan keinginan berlipat ganda. Kami siap memberi 150% kemampuan kami dan sudah tak sabar untuk tampil. Saya masih ingat melihat dirinya (Mourinho) duduk di atas kursi sambil menyilangkan kakinya yang menunjukkan ia tak merasa ada tekanan. Ia sangat tenang.

Ia berkata: ‘Tak usah khawatir. Pergi ke lapangan dan tampilkan apa yang harus kalian lakukan.’

Itu benar. Memang apa lagi yang harus ia sampaikan? Kita sudah tak lagi berbicara siapa lawan yang kami hadapi? Juga sudah tak ada gunanya berbicara soal taktik.”

Soal hubungan dengan mantan rekan-rekannya tersebut…

“Kami memiliki hubungan yang sangat baik. Kami memiliki grup percakapan tersendiri dan saling bertukar psan setiap hari. Kami bercanda dan mengingat waktu yang kami habiskan bersama, walaupun kami terpisah jarak.

Pemain yang memiliki hubungan yang spesial dengan saya? Mungkin dengan Zanetti. Sejak saya bergabung, saya melihatnya sebagai panutan dan dari sana persahabatan kami lahir.”

Soal insiden Balotelli yang meludahi dan melempar jersey Inter ke tanah…

“Kami marah dan saya pikir ia tidak mengerti itu. Ia masih sangat muda dan saya pikir itu sebuah kesalahan.”

Cordoba ditanya soal siapa pemain yang ia rekomendasikan harus coba diboyong oleh Inter…

“Ada satu pemain yang sangat ingin saya bawa ke Inter, namun sayangnya sudah ada tim Eropa yang bergerak cepat dan ya, itu dilakukan Porto. Pemain tersebut adalah Luiz Diaz. Saya yakin kemampuannya akan sangat cocok dengan Inter.”

Soal mantan rekan satu timnya yakni Ronaldo dan Adriano…

“Ronaldo? Ia melakukan hal-hal yang tak pernah terpikirkan olehmu di sesi latihan. Sayangnya usai cedera mengerikan itu, ia memiliki sedikit rasa takut dalam dirinya.

Kami para pemain Inter kala itu gembira memilikinya di tim karena setiap hari kami tak sabar kembali berlatih menungu apalagi yang akan ia pertontonkan kepada kami. Ia melakukan apa yang ia pikirkan dalam kepalanya.

Adriano? Mungkin ia tidak akan bisa mencapai level Ronaldo, namun sangat mungkin bisa mendekatinya. Tenaganya luar biasa. Ia memiliki segala kemampuan yang dibutuhkan dan mungkin ia bisa memenangkan Ballon d’Or.”

Massimo Moratti…

“Saya mungkin bisa mengarang buku untuk beliau. Saya berbicara dengannya beberapa hari lalu dan senang semuanya baik-baik saja. Ia memiliki kemampuan bisa membuatmu merasa nyaman. Ia sperti orang tua bagi kami semua dan kami hanya bisa berterima kasih atas kepercayaan yang ia berikan.”

Soal Lautaro Martinez yang mulai dikaitkan dengan Barcelona…

“Saya berharap ia bertahan karena saya yakin kegembiraan yang kau dapatkan di Inter, tak bisa kau dapatkan ditempat lain. Saya harap ia bertahan dan menikmati kesuksesan yang saya yakin tak lama lagi bisa diraih.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *