Agen: “Memilih Inter? Lukaku Bisa Merasakan Kehangatan Fans I Nerazzurri Dibandingkan Juventus. Ini Transfer Terbesar dalam Karir Saya”

Agen dari penyerang Inter Romelu Lukaku, Federico Pastorello berbicara kepada Sky Sport Italia mengenai cerita di balik layar kepindahan ‘Big Rom’ ke Inter musim panas lalu yang ia sebut juga dipengaruhi oleh penolakan Paulo Dybala untuk bergabung dngan Manchester United.

Hal ini juga sejalan dengan pernyataan Lukaku yang menyebut dirinya sangat dekat bergabung dengan Juventus kala diwawancara oleh Ian Wright:

“Romelu sudah mengekspresikan keinginannya untuk meninggalkan Premier League. Ia butuh untuk bisa merasa dicintai dan ini yang menjadi pembeda. Kehangatan dari para fans Inter bisa langsung ia rasakan dibandingkan fans Juventus.

Juve mungkin bisa dikatakan sebagai klub yang lebih baik. Akan ada banyak yang senang dengan kedatangannya andai ia bergabung dengan Juve, namun bagi Inter, mendatangkan Lukaku menjadi titik balik dan ia bisa melihat hal itu langsung. Ia bisa merasakan cinta dan kasih sayang itu langsung dari para fans I Nerazzurri.

Selain itu, tak tercapainya kesepakatan Dybala dengan Manchester United juga menentukan. Tak perlu diragukan, ini adalah transfer terbesar dalam karir saya. Kami harus memaksa United untuk menyadari jika Lukaku memang ingin hengkang ke tim lain.

Presiden Steven Zhang dan pelatih Antonio Conte juga mengambil langkah penting dengan menaikkan tawaran mereka ke batas minimum yang dibutuhkan untuk mewujudkan transfer ini.”

Ketika ditanya transfer tersulit dalam karirnya, Pastorello berujar…

“Kepindahan Stephan Lichtsteiner dari Lazio ke Juventus. Negosiasi butuh waktu hingga empat bulan.”

Soal kompetisi yang kemungkinan bergulir hingga Juli yang artinya itu akan melanggar kesepakatan kontrak para pemain yang berlaku hingga 30 Juni setiap musimnya, terutama mereka yang berstatus bebas transfer atau sudah menyetujui bergabung dengan tim baru mereka…

“Ya, kami sudah mempelajari isu ini bersama pengacara kami. Menurut pandangan saya, benar hal ini yang mungkin akan terjadi yakni kompetisi yang akan tetap bergulir melebihi 30 Juni. Solusi? Mungkin dengan ‘menyingkirkan’ para pemain yang kontraknya berakhir atau sudah resmi bergabung dengan tim lain per 30 Juni atau solusi lain yang lebih masuk akal yakni memperpanjang kontrak mereka untuk satu bulan. Ini adalah kasus langka dan kita butuh untuk menyelesaikannya dengan cara yang istimewa pula.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *