Lazaro: “Inter Itu Istimewa. Saya Mencintai Mereka Dengan Sepenuh Hati”

Sayap Inter yang tengah dipinjamkan ke Newcastle United, Valentino Lazaro berbicara kepada FCInterNews dan membahas banyak hal, termasuk mengenai masa depannya, namun terlebih dahulu membahas soal pandemi virus corona yang juga memaksa Premier League ditangguhkan:

“Ya, saat ini saya berada di rumah. Saya bangun pagi, kemudian sarapan dan setelahnya berlatih. Kemudian saya terus mempelajari mengenai Italia dan bermain Play Station bersama teman-teman saya.

Secara umum saya pikir semua orang perlu menganggap situasi saat ini dengan serius karena itu bisa membantu untuk menekan jumlah orang yang terinfeksi. Tetap berada di rumah akan menekan angka penyebaran virus ini dan membantu kerja dokter yang sejauh ini sudah bekerja siang dan malam dan membuat segalanya bisa dalam kontrol.

Keputusan menangguhkan kompetisi? Saya pikir ini keputusan yang harus diambil saat ini untuk tak menggelar kegiatan yang bisa mengundang banyak orang berkumpul. Kesehatan adalah hal yang utama.”

Lazaro kemudian berbicara soal kesulitan beradaptasi dengan skema Antonio Conte…

“Sedikit berbeda dengan di sini bersama Newcastle, namun saya sebenarnya juga tak tampil buruk di Inter. Saya mencintai Inter dengan sepenuh hati, seperti para fans pada umumnya. Situasi di Inter sulit bagi saya karena cedera yang saya alami, ditambah saya juga tak bisa berbahasa Italia yang juga berkontribusi akan kesulitan tersebut. Terkadang semua hanya faktor psikologis. Saya butuh untuk bermain guna bisa membangkitkan kembali kepercayaan diri saya.

Saya merasa tampil baik saat menghadapi Bologna, Dortmund dan di San Siro menghadapi Hellas Verona. Setelahnya saya merasa dalam kondisi kebugaran yang bagus, dengan kepercayaan diri yang kembali meningkat, siap kembali berlaga, namun lagi, saya tidak mendapatkan kontinuitas bermain.. Jadi ya, itu sulit bagi saya.

Saya tidak akan pernah berhenti bekerja dan selalu siap untuk setiap tantangan yang akan saya hadapi di masa depan.”

Lazaro juga mengungkapkan dirinya masih terlibat kontak dengan Conte dan pemain Inter lainnya…

“Tentu. Saya masih berhubungan dengan Conte dan seluruh rekan-rekan saya yang lain. Saya juga menyaksikan seluruh laga mereka dan berbicara dengan mereka, terutama Romelu di mana saya memiliki keterikatan yang lebih dengannya. Ia seperti kakak bagi saya.”

Soal keputusan memilih Newcastle…

“Bukan rahasia lagi jika sebenarnya saya memiliki kesempatan untuk bergabung dengan klub top di Jerman yakni RB Leipzig dan bermain di Liga Champions di mana ada banyak teman saya yang bermain di sana. Namun saya ingin mencoba petualangan baru, sesuatu yang belum pernah saya rasakan. Itu kenapa saya memilih Premier League.

Reaksi Conte ketika saya memilih Newecastle? Ia menghormati keputusan saya karena ia tahu Premier League dan mungkin berpikir itu bisa menjadi langkah bagus untuk karir saya bermain di Premier League dan mendapatkan kontinuitas bermain, untuk bisa menampilkan kembali apa yang saya tampilkan di masa lalu.”

Soal kemungkinan kembali ke Inter musim panas nanti…

“Inter luar biasa, klub yang fantastis dan istimewa. Mengenakan seragam hitam biru adalah sebuah kebanggaan tersendiri. Namun tak tepat untuk membicarakan itu saat ini. Fokus saya saat ini untuk Newcastle. Setelahnya, kita lihat saja apa yang akan terjadi.

Apakah banderol yang melekat padanya memberikan tekanan tersendiri, Lazaro berujar…

“Mungkin bukan tekanan, namun saya tahu saya harus membuktikan sesuatu. Pada akhirnya, ini soal bisnis profesional. Saya tahu kualitas saya dan saya akan menampilkan kepada orang-orang apa yang bisa saya lakukan.”

Apakah Inter bisa memenangkan Scudetto?

“Inter memiliki kualitas dan mentalitas. Pelatih dan para staf semua ingin menang, namun itu bukan hal yang mudah. Saya yakin itu bisa diwujudkan dengan kerja keras dan konsentrasi penuh.”

Source: FCInternews.it

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *