Serie A Ditangguhkan. Lalu Apa Yang Terjadi Berikutnya? Juventus Otomatis Juara? Berikut Analasis dari La Repubblica

Serie A dan B disetop untuk sementara waktu hingga 3 April mendatang. Hal ini menjadi keputusan yang diambil oleh Perdana Menteri Gianluca Conte dan juga Komisi Olimpiade Italia (CONI), walaupun belum ada pernyataan resmi dari Lega Serie A.

Lalu bagaimana dengan sisa kompetisi di akhir musim ini? Sudah pasti kompetisi tak akan selesai tepat waktu dan mengingat gelaran EURO 2020 yang digelar musim panas nanti, tak terbayangkan solusi apa yang akan diambil oleh Lega Serie A. Apakah Juventus yang untuk sementara berada di puncak klasemen otomatis keluar sebagai juara dengan menyisakan 12 laga?

La Repubblica membuat analisis mereka dan mnyebut ada tiga opsi yang terbuka yang siap dipilih oleh Lega Serie A:

Yang pertama adalah meminta UEFA untuk menunda EURO 2020. Hal ini bisa menjadi keputusan yang masuk akal andai kasus virus corona terus meningkat di kawasan Eropa. Kita bia berkaca pada lonjakan hingga 500 kasus dengan 13 kematian terkait virus ini kemarin di Spanyol.

Solusi untuk memindahkan kompetisi ini ke musim gugur (antara September hingga Desember) atau menundanya satu tahun bisa menjadi pilihan.

Alternatif lain adalah menyusun jadwal pertandingan baru untuk mengakomodir akhir kompetisi dengan laga yang digelar setiap dua atau tiga hari dan menunda sepenuhnya Coppa Italia hingga Juni atau Agustus.

Sementara alternatif lain yang juga mungkin menjadi skenario terburuk adalah kompetisi berakhir di sini. Tidak ada tim yang akan memenangkan Scudetto, melainkan posisi saat ini digunakan untuk menentukan siapa wakil Italia di kompetisi Eropa musim depan.

Sementara berbicara zona degradasi, tidak akan ada tim yang terdegradasi musim ini. Sementara dua tim teratas di Serie B akan promosi yang artinya kompetisi Serie A musim depan akan digelar dengan 22 tim.

9 thoughts on “Serie A Ditangguhkan. Lalu Apa Yang Terjadi Berikutnya? Juventus Otomatis Juara? Berikut Analasis dari La Repubblica

  • Avatar
    March 10, 2020 at 13:28
    Permalink

    Bahaya nih..bisa2 iler luknut bisa juara otomatis karna diurutan 3 klasemen melalui meja hijau…wkwkwk

    Reply
    • Avatar
      March 11, 2020 at 09:45
      Permalink

      Yg kamu maksud itu klub dgn awalan J kan? Soalnya bahasa kamu sulit dimengerti sm org berakal sehat…

      Reply
    • Avatar
      March 11, 2020 at 21:08
      Permalink

      Kontol ngapain komen komen di sini anjing

      Reply
    • Avatar
      March 12, 2020 at 09:28
      Permalink

      Klub loe tuh yg kotor n kena karmanya
      rugani positif corona COVID-19

      Reply
    • Avatar
      March 13, 2020 at 07:30
      Permalink

      Anda Sehat?? Kepo banget sama berita INTER, berita INTER seru kan mas bro..karena INTER emang berjuang dengan skill pemain dan pelatih. bukan tim oma-oma yg dibela wasit bahkan operator liga…

      Reply
  • Avatar
    March 10, 2020 at 13:54
    Permalink

    OPSI ke 4 :
    pertandingan diatas lapangan diganti dengan pertandingan di atas sofa. ya, PES 2020.

    Reply
  • Avatar
    March 10, 2020 at 16:37
    Permalink

    Kalo memang benar kejadian ini terjadi
    berarti ini ada permainan mafia italia
    knpa hrus digelar itu pertandingan derby d’italia?
    krna kalo juve menang otomatis lgsg di pucuk
    dan otomatis scudetto
    tapi kalo inter mng serie a tetap dilanjutkan
    ini hnya opini saya aja

    Reply
    • Avatar
      March 10, 2020 at 16:53
      Permalink

      sudahlah . .tidak baik selalu berfikiran negatif. KARENA DUNIA SUDAH TAU BAHWA JUVE MEMANG ANAK EMAS SERIE A HAHAHAHAHAH

      Reply
  • Avatar
    March 11, 2020 at 19:44
    Permalink

    Cuma anak kecil yang masuk ke grup diskusi orang. Sekolah dulu, dek. Kasian bokap-nyokap yang capek biayain dan gak dibantu wasit.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *