Conte: “Napoli Datang Untuk Bermain Sangat Bertahan. Derby Kemarin Kuras Banyak Energi”

Napoli mencuri kemenangan tipis di leg pertama semi final Coppa Italia atas Inter di San Siro semalam berkat gol dari Fabian Ruiz. Usai laga, pelatih Antonio Conte berbicara kepada RAI Sport mengomentari kekalahan timnya:

“Napoli datang ke sini untuk memainkan permainan yang sangat bertahan, dengan Dries Mertens yang mengawal Marcelo Brozovic dan semua ruang tertutup.

Hal ini membuat kami butuh untuk mengalirkan bola dengan cepat berusaha mencari situasi satu lawan satu. Namun apapun itu, saya ingin memberi ucapan selamat kepada Napoli karena strategi yang mereka terapkan terbayarkan dengan kemenangan.

Derby Milano kemarin menguras banyak energi baik secara fisik dan terutama secara psikologis. Saya melakukan lima perubahan di laga kali ini dibandingkan komposisi yang saya mainkan akhir pekan lalu, namun kami menghadapi Napoli, tim yang mampu menaklukkan Juventus, Lazio dan Liverpool musim ini yang artinya mereka tim yang memiliki kualitas. Saya bisa katakan setelah Juventus, Napoli adalah tim dengan skuat paling impresif di Serie A.”

Kenapa serangan Inter malam ini begitu mudah dipatahkan, berbanding dengan laga derby kemarin?

“Itu karena Milan bermain dengan mode menyerang yang membuka banyak ruang di berbagai sisi. Sementara malam ini, tidak ada ruang karena Napoli yang bermain sangat taktikal.

Gennaro Gattuso cukup cerdas dengan bermain bertahan, menunggu dan kemudian memanfaatkan serangan balik. Kami memiliki peluang dan saya pikir akan adil jika laga berakhir imbang.

Seperti yang saya katakan tadi. Ketika menghadapi tim yang bermain bertahan seperti malam ini, Anda perlu mengalirkan bola dengan cepat untuk menciptakan peluang.

Kami baru berada di fase awal sebuah petualangan baru dan harus menilai kekalahan ini sebagai pijakan untuk bisa terus berkembang. Jika kalian mengatakan kami sudah berada satu level dengan tim yang sudah sekian lama bersaing di papan atas klasemen, saya hanya bisa katakan kami masih jauh dari level itu.”

Soal Eriksen…

“Dia jelas pemain berkualitas, namun butuh menemukan kembali intensitas permainannya mengingat enam bulan terakhir ia tak banyak bermain.”

Source: RAI Sport

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *