Mourinho: “Saya Harus Mengatakannya. Berikut Kenapa Saya Tidak Kembali ke Milano Pasca Final Madrid 2010”

Jose Mourinho berbicara kepada DAZN dan mengungkapkan apa alasan yang mendasarinya tidak kembali bersama Inter usai final Liga Champions 2010 di Madrid.

Kala itu usai laga, Mourinho memutuskan menetap di Madrid dan beberapa hari berselang dikonfirmasi sebagai pelatih Real Madrid. Mou membantah dirinya sudah menandatangani kontrak dengan El Real jauh sebelum partai final kontra Bayern Munchen tersebut:

“Saya harus katakan sesuatu tentang hal yang tak pernah saya sampaikan sebelumnya. Alasan saya tidak kembali ke Milano usai laga (final Liga Champions kontra Bayern Munchen) adalah karena saya berpikir, jika saya harus kembali ke Milano, saya tidak akan pernah pergi ke Real Madrid.

Saya ingin lari dari perasaan saya. Saya bahkan tidak masuk ke ruang ganti, karena saya tahu saya tidak akan bisa mengontrol diri saya.

Saya sudah mengambil keputusan untuk pergi ke Real Madrid. Saya belum menandatangani kontrak dengan mereka, namun keputusan sudah bulat. Saya sudah dua kali menolak mereka sebelumnya dan mustahil untuk menolak mereka tiga kali.

Saya tahu dan takut bahwa kembali ke Milano untuk merayakan keberhasilan di Liga Champions akan membuat saya berubah pikiran. Itu adalah kesalahan saya.

Ya, saya merindukan para pemain saya. Anda tidak bisa mengulang waktu. Kami tak bisa lagi merasakan momen itu lagi, namun ya, saya merindukan mereka. Satu hal yang saya katakan akan selamanya ada: mereka adalah teman-temanku dan saya adalah teman mereka. Seperti itulah bagaimana saya melihat mereka: teman selamanya.

Kami memenangkan tiga trofi dalam 15 hari dan Diego Milito mencetak empat gol. Bersejarah.

Mourinho juga menjelaskan kunci kemenangan dirinya di Final Liga Champions atas Bayern Munchen asuhan Van Gaal:

“Saya sangat mengenal Van Gaal. Saya tahu bahwa egonya akan menjadi keuntungan bagi saya dan saya mengandalkan itu. Laga final itu sudah dimenangkan sebelum kami menginjakkan kaki di lapangan.

Kami mencapai sesuatu yang unik dan itu memberi saya ikatan abadi dengan klub ini dan negara ini. Inter 2010 bukan hanya Inter terbaik dalam sejarah, tetapi juga tim dengan prestasi terbesar dalam sejarah sepakbola Italia.

Para pemain dan saya adalah ikon. Italia membuat sejarah sepakbola dan kami mencapai puncaknya. ”

Source: DAZN

2 thoughts on “Mourinho: “Saya Harus Mengatakannya. Berikut Kenapa Saya Tidak Kembali ke Milano Pasca Final Madrid 2010”

  • Avatar
    August 9, 2019 at 22:05
    Permalink

    Bukan Mourinho namanya kalau dia gak besar cakap kayak gini
    Tetap dengan ucapan² “memancing” nya demi tetap eksis di kancah sepak bola.
    Thanks buat Mou, by the way

    Reply
  • Avatar
    August 10, 2019 at 07:31
    Permalink

    terlepas dari prestasi yg diberikan Mou kala itu, saya jujur kecewa dengan keputusan dia ke RM setelah treble, sejak dia keluar Inter mendadak hilang kendali, stabilitas tim menurun drastis dan motivasi pemain sebagian besar hilang, mungkin kalo dia sebelum keluar bisa kasih advice ke management inter kala itu untuk mencari pelatih baru yg bisa menjaga stabilitas tim, Inter mungkin ga bakal gonta ganti pelatih dan bisa lebih stabil

    but thanks mou, for the treble 😀

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *