Capital Gain? No Problem! Inter Kantongi 139 Juta Euro Hanya Dari Penjualan Pemain Primavera Sejak 2014

Para fans Inter sudah begitu akrab dengan yang namanya capital gain selama beberapa musim terakhir terutama menjelang 30 Juni atau batas terakhir laporan keuangan klub setiap musimnya, terutama sejak tim ini menandatangani kesepakatan Settlement Agreement Financial Fair Play dengan UEFA.

Pun begitu per 30 Juni kemaren di mana Inter membutuhkan 40 juta euro capital gain. Capital gain sendiri adalah  keuntungan yang diperoleh dari penjualan aset modal dimana harga jual harus melebihi harga pembelian investasi. Mudahnya kalau kita mengaitkan dengan kasus Inter ini adalah manajemen harus bisa menjual pemain lebih tinggi dari harga belinya (abaikan dulu masalah amortisasi dan lain sebagainya yang pasti akan saling berkaitan, karena akan sangat panjang kalau dibahas, haha).

Itu kenapa menjual produk akademi klub menjadi solusi paling mudah untuk memenuhi target capital gain setiap musimnya mengingat mayoritas dari mereka tidak didatangkan dengan banderol yang besar yang membuat tim bisa memaksimalkan nilai jualnya untuk sepenuhnya menjadi capital gain. Misalnya saja penjualan Pinamonti sebesar 18 juta euro ke Genoa yang sepenuhnya masuk ke kantong klub sebagai capital gain.

Menurut laporan dari Il Tempo, sejak 2014 lalu hingga 30 Juni kemaren, total Inter sudah mengumpulkan sekitar 156 juta euro capital gain di mana 139 juta euro di antaranya didapatkan dari penjualan pemain muda saja.

Untuk musim ini sendiri, capital gain masih menjadi hal yang perlu dipertimbangkan manajemen Inter terlepas dari fakta sudah terbebas dari Settlement Agreement. Bedanya, hal tersebut tidak begitu se-mengikat seperti di saat tim masih dalam kesepakatan Settlement Agreement. Apapun itu soal hal ini, percayakan saja kepada Piero Ausilio.

Source: Il Tempo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *